banyak gelombang dalam menjalin hubungan.
dosen aku bilang, semakin kita menjalin hubungan, semakin mengerucut. yang artinya mencocokan segalanya yang ada di kamu dan yang ada di aku.. :-)
sekarang tergantung kita, kita harus berhasil menembus sisi teratas kerucut teratas, sehingga kata "JADI" itu Insya Allah menjadi kenyataan. amin..
aku g bisa mengahadapi ini sendiri, butuh seorang pasangan. di saat aku lelah pasti ada yang membantu dan megangin aku agar kita bisa tetep selamat dalam menghadapi ombak.. ceramah ini lengkapnya bakal didengar saat acara "JADI" itu mulai, d mana ada ustadz yang akan menjelaskannya..hehehe
banyak godaan, salah satunya salah pengertian...hehe
seperti rally bulutangkis ya, aku baca lo di twitmu.. :-)
kamu belum tidur kan malem ini, padahal tadi smsnya bilangnya mau tidur..
sama, aku juga g bisa tidur.. memikirkan hal yang tadi,,hehe
sungguh berjuta kata maaf mungkin tidak bisa menghapuskan salah pengertianku terhadapmu.
atau mungkin aku kurang bisa merasakan susasana hatimu di sana?
aku akan selalu berusaha kembali, untuk bisa memahamimu lebih tepat. ya inilah aku..
odit..
aku harap kita bisa refresh ya, jangan disimpan dalam hati.. sungguh tidak ada niat untuk menyakitimu atau membuat dirimu kecewa malam ini. aku sangat merasa bersalah. :-(
seharunya malam ini aku bisa membuat seperti so sweet malam-malam sebelumnya, tapi aku gagal dikarenakan kecerbohanku yang salah dalam pengertian. maafin aku ya.. dimaafin kan? :-)
all is well.. aman terkendali tajam terpercaya.. :-D
:-) dan, odit hanya ada satu di dunia ini. dan itu milikmu seorang....
Selasa, 15 November 2011
Catatan Malam (dini hari)
''....maafkanlah sikapku, lupakanah salahku, luapkanlah padaku..."
"... maafkanlah semua sikap kasarku, bukan maksudku tuk melukaimu..."
g ganteng, sering buat ilfeel, nge BTin dalam suasan yang g terduga, suka memotong cerita di saat seharusnya aku mendengar dengan baik, selalu ego dengan perasaan, selalu ingin dengar kata "sayang" dari mulutmu, egois banget ya?hehe ya itulah kelemahanku, kayak anak kecil, bukan berarti tidak mau berubah. I'm not a perfect person
salah dalam membaca situasi, ya itulah salah satu kelemahanku. suka menduga-duga yang selalu salah. selalu ingin menjadi yang hebat di matamu, selalu sok dalam menunjukan sesuatu. yaa aku akui itu.. bukan berarti tidak ingin memperbaiki. I'm not a perfect person
mungkin aku tidak sesempurna seperti apa yang kamu harapkan sebagai sesorang laki-laki. benar, aku sadar. aku memiliki banyak kekurangan. terlebih dalam kedewasaanku. selalu menjadi anak kecil yang selalu ingin dimengerti suasana hatinya. hmmm syukurnya kamu selalu sabar menghadapi aku yang labil ini.
selalu mengeluh, selalu menceritakan masalah dan tidak bisa menyelesaikan, selalu marah, selalu banyak omong, hmmm syukurnya kamu selalu tabah dalam menghadapi kerasnya kepalaku.
mengeluh sakit, di saat tidak ada orang yang peduli. merasakan kesakitan ini sendiri. tanpa ada yang merawat. dan aku senang saat kamu bilang " sini sini, aku rawat ya.. cepet sembuh ya ayah" :-) di saat itu serasa luka ini menghilang entah ke mana. begitu kuat kalimat-kalimat indah yang keluar dari mulutmu..
hmm, I'm not a perfect person
"... maafkanlah semua sikap kasarku, bukan maksudku tuk melukaimu..."
g ganteng, sering buat ilfeel, nge BTin dalam suasan yang g terduga, suka memotong cerita di saat seharusnya aku mendengar dengan baik, selalu ego dengan perasaan, selalu ingin dengar kata "sayang" dari mulutmu, egois banget ya?hehe ya itulah kelemahanku, kayak anak kecil, bukan berarti tidak mau berubah. I'm not a perfect person
mungkin aku tidak sesempurna seperti apa yang kamu harapkan sebagai sesorang laki-laki. benar, aku sadar. aku memiliki banyak kekurangan. terlebih dalam kedewasaanku. selalu menjadi anak kecil yang selalu ingin dimengerti suasana hatinya. hmmm syukurnya kamu selalu sabar menghadapi aku yang labil ini.
selalu mengeluh, selalu menceritakan masalah dan tidak bisa menyelesaikan, selalu marah, selalu banyak omong, hmmm syukurnya kamu selalu tabah dalam menghadapi kerasnya kepalaku.
mengeluh sakit, di saat tidak ada orang yang peduli. merasakan kesakitan ini sendiri. tanpa ada yang merawat. dan aku senang saat kamu bilang " sini sini, aku rawat ya.. cepet sembuh ya ayah" :-) di saat itu serasa luka ini menghilang entah ke mana. begitu kuat kalimat-kalimat indah yang keluar dari mulutmu..
hmm, I'm not a perfect person
sekali lagi, aku bukan orang yang sempurna..
tapi apakah kamu tahu? :-)
hanya kamu yang bisa membuat aku merasa menjadi orang yang sempurna... :-D
Selasa, 08 November 2011
tentang
aku suka bercerita tentang kamu. apapun itu. tentang hal yang menyenangkan, menyedihkan, bahkan hal yang menjengkelkan.
semua itu aku lakukan semata-mata untuk membuatmu selalu dekat denganku apapun keadaannya. mearasa jika kamu selalu di dekatku--menemaniku bercerita dengan mereka.
aku selalu senang melakukannya, itu membuatku mengingat tentang dirimu. dan aku senang itu :)
semua itu aku lakukan semata-mata untuk membuatmu selalu dekat denganku apapun keadaannya. mearasa jika kamu selalu di dekatku--menemaniku bercerita dengan mereka.
aku selalu senang melakukannya, itu membuatku mengingat tentang dirimu. dan aku senang itu :)
Senin, 24 Oktober 2011
G SEHARI DUA HARI
jujur ne untuk kali pertama nulis di sini... bingung aja mau ngomong apa. tapi seperti yang kamu bilang, kalo ada apa-apa coba tumpahkan di sini, karena ini adalah ruang tengah kita.
akhir-akhir ini, tepatnya minggu-minggu ini. Sedikit merasa ada yang berebeda dari dirimu. Aapakah ini cuma feelingku atau memang benar? aku g tau. aku tunggu beberapa hari ke depan. Tetapi tidak ada yang berubah, tetap ada yang berbeda. dari situ aku menyimpulkan, pasti ada masalah. karena aku kenal kamu g sehar dua hari
aku pun bertanya kepadamu, "apa ada masalah?", kaupun menjawab tidak ada masalah. Tetapi semakin ke sini, aku merasa ada yang aneh dan berbeda. aku mencoba cuek? pasti g bisa.. aku kenal kamu g sehari dua hari..
seperti yang kau bilang duluu sekali, kau berkata "aku kalo da apa2 pasti bilang, mau itu aku suka atau g pasti aku bilang" yap aku suka dengan kamu yang seperti itu, dari situ kamu membuka hatiku dalam memandangmu. kau wanita yang luar biasa :-)
tapi ada hal yang harus kau ketahui, sekarang kau tidak sendirian. ada aku di sini, di mana kau bisa membagi rasa sedih dan bahagiamu kepadaku. jangan sungkan, aku kenal kamu g sehari dua hari.
kalo kamu ada masalah, nth kenapa feelingku g enak, "ada apa dengan kamu ya? baik2 sajakah kau d sana? apa ada masalah?" terus hal-hal itu yang terpikirkan olehku. jika aku g dapet info dari kamu, aku tanya temenmu, kadang aku dapet info, kadang juga g.. tapi aku selalu berusaha untuk dapet info tentang keadaan kamu d sana.
jika kamu ada masalah, aku d sini juga merasa punya masalah. mau ngapa2in sulit, males, g enjoy dll, karena apa? aku kepikiran kamu terus. sedikit saja kamu berubah, pasti ada reaksi dari aku.
"kau ingin, katakanlaah...
kau mau, katakanlaah padaku"
ada masalah kah kau d sana?
apakah kau merasa bosan?
apa aku mempunyai salah? jika iya, toloong sekali, kamu bilang ya.. :-)
jangan ditahan perasaan untuk mengungkapkan sesuatu sama aku.
bunda.. :-)
jika ada masalah atau sesuatu yang mengganggu kita atau mengganggumu, aku mohon dengan sangat.. ceritakanlah ke aku.. mari kita cari solusinya sama2.
bun, aku kenal kamu g sehari dua hari.... :-)
akhir-akhir ini, tepatnya minggu-minggu ini. Sedikit merasa ada yang berebeda dari dirimu. Aapakah ini cuma feelingku atau memang benar? aku g tau. aku tunggu beberapa hari ke depan. Tetapi tidak ada yang berubah, tetap ada yang berbeda. dari situ aku menyimpulkan, pasti ada masalah. karena aku kenal kamu g sehar dua hari
aku pun bertanya kepadamu, "apa ada masalah?", kaupun menjawab tidak ada masalah. Tetapi semakin ke sini, aku merasa ada yang aneh dan berbeda. aku mencoba cuek? pasti g bisa.. aku kenal kamu g sehari dua hari..
seperti yang kau bilang duluu sekali, kau berkata "aku kalo da apa2 pasti bilang, mau itu aku suka atau g pasti aku bilang" yap aku suka dengan kamu yang seperti itu, dari situ kamu membuka hatiku dalam memandangmu. kau wanita yang luar biasa :-)
tapi ada hal yang harus kau ketahui, sekarang kau tidak sendirian. ada aku di sini, di mana kau bisa membagi rasa sedih dan bahagiamu kepadaku. jangan sungkan, aku kenal kamu g sehari dua hari.
kalo kamu ada masalah, nth kenapa feelingku g enak, "ada apa dengan kamu ya? baik2 sajakah kau d sana? apa ada masalah?" terus hal-hal itu yang terpikirkan olehku. jika aku g dapet info dari kamu, aku tanya temenmu, kadang aku dapet info, kadang juga g.. tapi aku selalu berusaha untuk dapet info tentang keadaan kamu d sana.
jika kamu ada masalah, aku d sini juga merasa punya masalah. mau ngapa2in sulit, males, g enjoy dll, karena apa? aku kepikiran kamu terus. sedikit saja kamu berubah, pasti ada reaksi dari aku.
"kau ingin, katakanlaah...
kau mau, katakanlaah padaku"
ada masalah kah kau d sana?
apakah kau merasa bosan?
apa aku mempunyai salah? jika iya, toloong sekali, kamu bilang ya.. :-)
jangan ditahan perasaan untuk mengungkapkan sesuatu sama aku.
bunda.. :-)
jika ada masalah atau sesuatu yang mengganggu kita atau mengganggumu, aku mohon dengan sangat.. ceritakanlah ke aku.. mari kita cari solusinya sama2.
bun, aku kenal kamu g sehari dua hari.... :-)
Minggu, 25 September 2011
sayang-sayang seribu kali sayang
Ribuan detik kuhabisi
Jalanan lengang kutentang
Oh, gelapnya, tiada yang buka
Adakah dunia mengerti?
Miliaran panah jarak kita
Tak jua tumbuh sayapku
Satu-satunya cara yang ada
Gelombang tuk ku bicara
Tahanlah, wahai Waktu
Ada “Selamat ulang tahun”
Yang harus tiba tepat waktunya
Untuk dia yang terjaga menantiku
Tengah malamnya lewat sudah
Tiada kejutan tersisa
Aku terlunta, tanpa sarana
Saluran tuk ku bicara
Jangan berjalan, Waktu
Ada “Selamat ulang tahun”
Yang harus tiba tepat waktunya
Semoga dia masih ada menantiku
Mundurlah, wahai Waktu
Ada “Selamat ulang tahun”
Yang tertahan tuk kuucapkan
Yang harusnya tiba tepat waktunya
Dan rasa cinta yang s’lalu membara
Untuk dia yang terjaga
Menantiku
Jalanan lengang kutentang
Oh, gelapnya, tiada yang buka
Adakah dunia mengerti?
Miliaran panah jarak kita
Tak jua tumbuh sayapku
Satu-satunya cara yang ada
Gelombang tuk ku bicara
Tahanlah, wahai Waktu
Ada “Selamat ulang tahun”
Yang harus tiba tepat waktunya
Untuk dia yang terjaga menantiku
Tengah malamnya lewat sudah
Tiada kejutan tersisa
Aku terlunta, tanpa sarana
Saluran tuk ku bicara
Jangan berjalan, Waktu
Ada “Selamat ulang tahun”
Yang harus tiba tepat waktunya
Semoga dia masih ada menantiku
Mundurlah, wahai Waktu
Ada “Selamat ulang tahun”
Yang tertahan tuk kuucapkan
Yang harusnya tiba tepat waktunya
Dan rasa cinta yang s’lalu membara
Untuk dia yang terjaga
Menantiku
walaupun sekarang lagi denger lagu Kahitna yang cinta sudah lewat, tapi ntah ngapa aku malah inget sama lagunya Dewi Lestari yang selamat ulang tahun. (yaaaa,jadi inget lagi dehhh). oke gak papa. aku mau review sebentar.
dari lirik lagu Dewi Lestari itu, aku ngerasa jadi tokoh utama di lagu itu.
yang gak tau musti ngapain saat waktu itu udah mepet banget.
yang punya segudang rencana tapi kalah sama yang namanya waktu dan keadaan.
well, aku dodol banget hari itu.
gak bisa usaha lebih dan gak mampu berpikir jernih. ujungnya aku nyerah dan lupa gitu aja.
waktu itu rasanya bisa sms kamu adalah sebuah anugrah ditengah ke-low batt-an hpku dan telatnya aku dateng ke acara tutorial.
aku yang cuma bisa ngeliatin jam itu berjalan gitu aja, yang ujungnya gak konsen liat tutorial gara2 merasa bersalah (ditambah ngantuk dan belum mandi. lengkap sudah).
yahhhhh,ujungnya aku sadar (sadar pasti kalo udah di ujung saat udah jatoh korban jiwa dan perasaan) kalo itu udah nyakitin orang, bikin jengkel, bikin sebel, bikin sakit hati.(rasanya itu kayak ditusuk2 jarum, cekit2..cekit2..-iklan-)
ada yang mulai berubah, ada yang jadi diem, ada yang porsinya dikurangin.
walaupun pas ditanya bilangnya gak ada apa2, tapi anak TK aja tau pasti kalo itu ada apa2. ada yang dongkol dalem hati.
aku tau apa yang kamu rasain. sungguh, aku tau itu.
tapi semua terbatas. semua gak mendukung. semua bikin aku tenggelem dan gak ada yang nolongin. eh, kamu malah makin dalem nenggelemin aku.
akhirnya aku mutung,deh. aku kok kamu gituin. ya mutung,lah.
aku emang gak bisa apa2,cuma bisa diem. termasuk diemin kamu. aku memang butuh waktu buat sendiri saat itu. sendiri, gak ada orang lain.
aku tau kamu shock, sama si, aku juga shock. ntah kenapa aku gini dan ntah kenapa kamu gitu.
puncaknya akupun mengungkapkan semuanya, di tengah malam menjelang dini hari. dari kamar penginapan yang super dingin, dengan badan berbalut jaket sambil menahan nyeri(sempurna gila malem itu, demamku kumat)
aku minta maaf dengan ke-telat-anku, dengan ke-menyerah-anku sama keadaan, dan dengan semua ke-gak berkesan-an yang udah dengan sempurna aku lakuin di hari yang cuma terjadi setaun satu kali di hidup kamu.
yahhh, aku nangis waktu itu. itu yang bisa kulakuin. aku tidur di pinggiran kasur sambil meratapi nasib.(agak lebay emang)
aku juga baca langsung sms balesanmu, aku tau kalo kamu nyoba buat nelfon aku. aku masih sadar saat itu. mataku masih bisa baca walau rada ngantuk.(karena abis dapet chamber maut pas lomba)
dibilang sengaja si gak juga, akhirnya aku memutuskan untuk tidur. pikiranku lagi kalut saat itu, aku takut tambah ngelantur dan ngomong gak bener kalo dilanjutin saat itu juga.
besoknya aku bales.
well, karena udah pagi, semuanya udah sama2 tenang. setenang jalanan depan penginapan yang lengang.
semuanya mereda, saling mengakui kesalahan dan saling memaafkan.(walau gak lagi lebaran)
aku seneng akhirnya kita bisa damai.
aku seneng akhirnya bisa baik2 aja.
walaupun aku menyimpan beribu kesesalan dengan apa yang telah terjadi kemaren.
finally.
aku beruntung bisa bertemu denganmu.
maaf ya dengan kekuranganku. kamu berhak marah dan terluka. saat itu aku memang yang salah. tapi itu sama sekali tidak mengurangi esensi dari perasaan yang udah ada dalam diriku.
aku masih punya perasaan yang sama.
sekali lagi maaf.
"tunggulah wahai waktu ada selamat ulang tahun yang tertahan tuk kuucapkan. semoga dia masih ada menantiku" (sayangnya ini cuma lagu,sayang)
dari lirik lagu Dewi Lestari itu, aku ngerasa jadi tokoh utama di lagu itu.
yang gak tau musti ngapain saat waktu itu udah mepet banget.
yang punya segudang rencana tapi kalah sama yang namanya waktu dan keadaan.
well, aku dodol banget hari itu.
gak bisa usaha lebih dan gak mampu berpikir jernih. ujungnya aku nyerah dan lupa gitu aja.
waktu itu rasanya bisa sms kamu adalah sebuah anugrah ditengah ke-low batt-an hpku dan telatnya aku dateng ke acara tutorial.
aku yang cuma bisa ngeliatin jam itu berjalan gitu aja, yang ujungnya gak konsen liat tutorial gara2 merasa bersalah (ditambah ngantuk dan belum mandi. lengkap sudah).
yahhhhh,ujungnya aku sadar (sadar pasti kalo udah di ujung saat udah jatoh korban jiwa dan perasaan) kalo itu udah nyakitin orang, bikin jengkel, bikin sebel, bikin sakit hati.(rasanya itu kayak ditusuk2 jarum, cekit2..cekit2..-iklan-)
ada yang mulai berubah, ada yang jadi diem, ada yang porsinya dikurangin.
walaupun pas ditanya bilangnya gak ada apa2, tapi anak TK aja tau pasti kalo itu ada apa2. ada yang dongkol dalem hati.
aku tau apa yang kamu rasain. sungguh, aku tau itu.
tapi semua terbatas. semua gak mendukung. semua bikin aku tenggelem dan gak ada yang nolongin. eh, kamu malah makin dalem nenggelemin aku.
akhirnya aku mutung,deh. aku kok kamu gituin. ya mutung,lah.
aku emang gak bisa apa2,cuma bisa diem. termasuk diemin kamu. aku memang butuh waktu buat sendiri saat itu. sendiri, gak ada orang lain.
aku tau kamu shock, sama si, aku juga shock. ntah kenapa aku gini dan ntah kenapa kamu gitu.
puncaknya akupun mengungkapkan semuanya, di tengah malam menjelang dini hari. dari kamar penginapan yang super dingin, dengan badan berbalut jaket sambil menahan nyeri(sempurna gila malem itu, demamku kumat)
aku minta maaf dengan ke-telat-anku, dengan ke-menyerah-anku sama keadaan, dan dengan semua ke-gak berkesan-an yang udah dengan sempurna aku lakuin di hari yang cuma terjadi setaun satu kali di hidup kamu.
yahhh, aku nangis waktu itu. itu yang bisa kulakuin. aku tidur di pinggiran kasur sambil meratapi nasib.(agak lebay emang)
aku juga baca langsung sms balesanmu, aku tau kalo kamu nyoba buat nelfon aku. aku masih sadar saat itu. mataku masih bisa baca walau rada ngantuk.(karena abis dapet chamber maut pas lomba)
dibilang sengaja si gak juga, akhirnya aku memutuskan untuk tidur. pikiranku lagi kalut saat itu, aku takut tambah ngelantur dan ngomong gak bener kalo dilanjutin saat itu juga.
besoknya aku bales.
well, karena udah pagi, semuanya udah sama2 tenang. setenang jalanan depan penginapan yang lengang.
semuanya mereda, saling mengakui kesalahan dan saling memaafkan.(walau gak lagi lebaran)
aku seneng akhirnya kita bisa damai.
aku seneng akhirnya bisa baik2 aja.
walaupun aku menyimpan beribu kesesalan dengan apa yang telah terjadi kemaren.
finally.
aku beruntung bisa bertemu denganmu.
maaf ya dengan kekuranganku. kamu berhak marah dan terluka. saat itu aku memang yang salah. tapi itu sama sekali tidak mengurangi esensi dari perasaan yang udah ada dalam diriku.
aku masih punya perasaan yang sama.
sekali lagi maaf.
"tunggulah wahai waktu ada selamat ulang tahun yang tertahan tuk kuucapkan. semoga dia masih ada menantiku" (sayangnya ini cuma lagu,sayang)
Kamis, 16 Juni 2011
1st year
"...,
terima kasih untuk tahun ini
tahun yang dipersembahkan dengan begitu mempesona dan sangat mengena
...,
terima kasih untuk segala dedikasi yang dihadirkan
sangat bahagia bisa merasakannya keikhlasannya
...,
terima kasih untuk pengorbanan yang telah hadir
memberi kesan jika diri berharga adanya
...,
namun maaf ketika ada kelelahan yang terjadi
atas kealpaan diri untuk dapat mengerti
...,
maaf ketika dunia terasa begitu sesak untuk ditempati
menjadi agak perih seperti luka tersiram air garam
...,
maaf untuk terlalu mementingkan diri sendiri
dan tak memperhatikan bahwa juga ada yang lain
...,
maaf untuk ketidak tulusan hati
namun tetap menyayangi
...,
maaf untuk semua cara yang salah
itu dilakukan dengan dasar tetap ingin membahagiakan
...,
semoga akan ada tahun-tahun seperti ini kelak
yang lebih baik daripada ini,
lebih terarah daripada ini,
lebih ikhlas, tulus, dan sabar,
serta lebih diridhoi.
...,
terima kasih untuk tidak (mencoba) menghadirkan yang baru
semoga tak tergantikan sampai salah satu diantara diri tak mampu menatap indahnya langit
Ahabbakal-ladzi ahbabtani lah (semoga Allah mencintaimu karena telah mencintaiku karena-Nya)"
terima kasih untuk tahun ini
tahun yang dipersembahkan dengan begitu mempesona dan sangat mengena
...,
terima kasih untuk segala dedikasi yang dihadirkan
sangat bahagia bisa merasakannya keikhlasannya
...,
terima kasih untuk pengorbanan yang telah hadir
memberi kesan jika diri berharga adanya
...,
namun maaf ketika ada kelelahan yang terjadi
atas kealpaan diri untuk dapat mengerti
...,
maaf ketika dunia terasa begitu sesak untuk ditempati
menjadi agak perih seperti luka tersiram air garam
...,
maaf untuk terlalu mementingkan diri sendiri
dan tak memperhatikan bahwa juga ada yang lain
...,
maaf untuk ketidak tulusan hati
namun tetap menyayangi
...,
maaf untuk semua cara yang salah
itu dilakukan dengan dasar tetap ingin membahagiakan
...,
semoga akan ada tahun-tahun seperti ini kelak
yang lebih baik daripada ini,
lebih terarah daripada ini,
lebih ikhlas, tulus, dan sabar,
serta lebih diridhoi.
...,
terima kasih untuk tidak (mencoba) menghadirkan yang baru
semoga tak tergantikan sampai salah satu diantara diri tak mampu menatap indahnya langit
Ahabbakal-ladzi ahbabtani lah (semoga Allah mencintaimu karena telah mencintaiku karena-Nya)"
Minggu, 10 April 2011
kata-kata malam
"hidup manusia siapa yang tahu, apakah akan bertahan selamanya atau hanya sekejap mata. siapa yang akan menggaransi kita akan bertemu besok, bahkan nanti? terlalu lama hidup akan meninggalkan terlalu banyak salah juga terlalu lama kata maaf ini terpendam dalam hati.
maaf ya, apabila saya punya salah.
kita tahu, hakikatnya manusia itu tidak ada yang sempurna.
pasti ada salahnya.
maaf ya, kalau perkataan saya menyakiti kalian.
saya masih belum bisa menyaring kata-kata yang akan keluar dari mulut saya, sehingga (mungkin) kalian terluka.
maaf ya, kalau saya suka merepotkan.
itulah saya, lemah dan butuh bantuan kalian yang selalu menguatkan saya nantinya.
maaf ya, kalau saya tak bisa membantu kalian terlalu banyak.
jujur saja, kadang saya bosan melakukannya, tapi jauh di dalam lubuk hati saya, saya ingin membantu kalian, walaupun realisasinya kadang tak sesuai.
maaf ya, kalau saya sering membuat kalian berdosa.
karena menggerutu dengan tingkah saya yang kadang membuat kalian menarik napas panjang-karena menahan jengkel.
maaf ya, kalau kadang saya tak setia.
ya, manusia kadang tak puas dengan satu pilihan, sehingga sering "melirik" untuk mencoba lainnya.
maaf ya, kalau saya suka marah.
terkadang emosi suka meledak-ledak tanpa bisa terkendali. saya juga tak mengerti mengapa bisa begitu.
maaf ya, kalau saya sering bohong.
kadang itu terjadi untuk menutupi beberapa kekurangan di sana-sini.
maaf ya, kadang saya juga sering berdosa.
karen tak suka dengan tingkah kalian yang kadang memuakkan dan membuat saya jengkel.
maaf ya, kalau saya kadang meremehkan.
ntah mengapa saya menjadi terlalu sombong untuk jadi seorang manusia yang bisa mati kapan saja.
maaf ya, kalau saya ingkar janji.
lupa memang alasan pertama, tapi sering saya sengaja melupakannya.
maaf ya, kalian orang baik, sangat bahkan.
tapi, saya masih belum bisa membalas ketulusan dan kebaikan kalian, minimal sedikit saja. tapi kebaikan kalian itu terlalu banyak, susah untuk dibalas seketika.
dan terima kasih buat kalian.
terima kasih untuk waktu yang kalian berikan.
sehingga saya tidak merasa sendirian, walaupun saya terbiasa dengan itu.
kalian menemani saya berjalan, makan, tertawa, marah, menangis, belajar, beribadah, berkativitas, tidur, dan lainnya. walaupun kalian tak menemani saya mati.
terima kasih untuk kebaikan yang tersedia.
kalian sangatlah mempesona, kebaikan kalian terasa sampai ke dalam dada.
terima kasih untuk cinta dan sayang kalian.
itu mebuat saya hangat di tengah "badai salju" dalam hidup saya.
terima kasih sudah mengerti keadaan saya.
dengan segala kekurangan saya, kalian berlapang dada dan dengan tangan terbuka menerima saya apa adanya.
terima kasih untuk pemberiannya.
itu saya simpan rapi dalam hidup saya dan tak akan saya lupakan seumur hidup,semoga.
terima kasih untuk segalanya--segala-galanya.
saya selalu berdoa agar ALLAH Subhana Wa Ta'ala membalas kebaikan kalian lebih baik dan lebih banyak dari yang kalian telah beri pada saya.
mungkin masih terlalu banyak kata maaf dan terima kasih yang akan saya ucapkan beserta dengan alasannya. tapi sekarang yang terlintas di otak saya hanya ini saja,hehe. mungkin kita tak bisa bertemu lagi, mungkin kalian tidak bisa membaca ini. tapi semoga ALLAH menyampaikannya entah bagaimana itu caranya.
maaf, inilah hidup kita. mungkin saya adalah kamu.
terima kasih untuk kesediaanya berintropeksi.
semoga bermanfaat.
barakallah"
maaf ya, apabila saya punya salah.
kita tahu, hakikatnya manusia itu tidak ada yang sempurna.
pasti ada salahnya.
maaf ya, kalau perkataan saya menyakiti kalian.
saya masih belum bisa menyaring kata-kata yang akan keluar dari mulut saya, sehingga (mungkin) kalian terluka.
maaf ya, kalau saya suka merepotkan.
itulah saya, lemah dan butuh bantuan kalian yang selalu menguatkan saya nantinya.
maaf ya, kalau saya tak bisa membantu kalian terlalu banyak.
jujur saja, kadang saya bosan melakukannya, tapi jauh di dalam lubuk hati saya, saya ingin membantu kalian, walaupun realisasinya kadang tak sesuai.
maaf ya, kalau saya sering membuat kalian berdosa.
karena menggerutu dengan tingkah saya yang kadang membuat kalian menarik napas panjang-karena menahan jengkel.
maaf ya, kalau kadang saya tak setia.
ya, manusia kadang tak puas dengan satu pilihan, sehingga sering "melirik" untuk mencoba lainnya.
maaf ya, kalau saya suka marah.
terkadang emosi suka meledak-ledak tanpa bisa terkendali. saya juga tak mengerti mengapa bisa begitu.
maaf ya, kalau saya sering bohong.
kadang itu terjadi untuk menutupi beberapa kekurangan di sana-sini.
maaf ya, kadang saya juga sering berdosa.
karen tak suka dengan tingkah kalian yang kadang memuakkan dan membuat saya jengkel.
maaf ya, kalau saya kadang meremehkan.
ntah mengapa saya menjadi terlalu sombong untuk jadi seorang manusia yang bisa mati kapan saja.
maaf ya, kalau saya ingkar janji.
lupa memang alasan pertama, tapi sering saya sengaja melupakannya.
maaf ya, kalian orang baik, sangat bahkan.
tapi, saya masih belum bisa membalas ketulusan dan kebaikan kalian, minimal sedikit saja. tapi kebaikan kalian itu terlalu banyak, susah untuk dibalas seketika.
dan terima kasih buat kalian.
terima kasih untuk waktu yang kalian berikan.
sehingga saya tidak merasa sendirian, walaupun saya terbiasa dengan itu.
kalian menemani saya berjalan, makan, tertawa, marah, menangis, belajar, beribadah, berkativitas, tidur, dan lainnya. walaupun kalian tak menemani saya mati.
terima kasih untuk kebaikan yang tersedia.
kalian sangatlah mempesona, kebaikan kalian terasa sampai ke dalam dada.
terima kasih untuk cinta dan sayang kalian.
itu mebuat saya hangat di tengah "badai salju" dalam hidup saya.
terima kasih sudah mengerti keadaan saya.
dengan segala kekurangan saya, kalian berlapang dada dan dengan tangan terbuka menerima saya apa adanya.
terima kasih untuk pemberiannya.
itu saya simpan rapi dalam hidup saya dan tak akan saya lupakan seumur hidup,semoga.
terima kasih untuk segalanya--segala-galanya.
saya selalu berdoa agar ALLAH Subhana Wa Ta'ala membalas kebaikan kalian lebih baik dan lebih banyak dari yang kalian telah beri pada saya.
mungkin masih terlalu banyak kata maaf dan terima kasih yang akan saya ucapkan beserta dengan alasannya. tapi sekarang yang terlintas di otak saya hanya ini saja,hehe. mungkin kita tak bisa bertemu lagi, mungkin kalian tidak bisa membaca ini. tapi semoga ALLAH menyampaikannya entah bagaimana itu caranya.
maaf, inilah hidup kita. mungkin saya adalah kamu.
terima kasih untuk kesediaanya berintropeksi.
semoga bermanfaat.
barakallah"
Langganan:
Postingan (Atom)